Sambutan Presiden RI

Juli 18, 2006 at 10:03 am 19 komentar

Pada acara
PEMBUKAAN JAMBORE NASIONAL 2006
DI BUMI PERKEMAHAN KIARAPAYUNG
JATINANGOR, SUMEDANG, JAWA BARAT
16 Juli 2006

Para hadirin yang terhormat dan adik-adik peserta Jambore Nasional yang saya cintai.

Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan ini untuk menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta jambore dari seluruh tanah air dan gerakan kepanduan (scout movement) dari negara-negara sahabat di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Sumedang, Jawa Barat yang indah ini.

Tempat ini bukan hanya indah tetapi juga bersejarah terlebih lagi telah diabadikan seorang tokoh besar, salah satu putera terbaik bangsa, tokoh Pramuka dan yang sangat mencintai Pramuka, negarawan dan pemimpin, almarhum Kak Mashudi. Kita patut mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Kak Mashudi untuk Pramuka yang dicintainya bahkan untuk bangsa dan negara tercinta. Sebelum beliau wafat sangat sering beliau berkomunikasi dengan saya, menyampaikan pandangan-pandangan yang jernih, yang konstruktif dan semuanya diabadikan untuk kepentingan bangsa dan negara dan bukan kepentingan beliau sendiri. Kita patut memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan tepatlah kalau nama besar beliau diabadikan di bumi perkemahan ini.

Hadirin yang saya hormati,

Tema Jambore Nasional kali ini “Satu Hati, Satu Janji, Satu Bumi Pertiwi”. Tema ini memiliki makna yang sangat dalam sebagai upaya menumbuhkan semangat dan rasa kebangsaan kepada generasi muda untuk memperkokoh keutuhan dan sekaligus membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak dini kepada generasi muda bangsa kita memang sudah harus ditanamkan, jiwa dan semangat cinta tanah air serta ditumbuhkan semangat perjuangan dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia yang memiliki begitu banyak pejuang-pejuang pembela tanah air. Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia yang merebut kemerdekaannya dengan tetesan keringat dan darah dari putera puteri terbaik bangsa. Kami orang tua juga percaya bahwa adik-adik Pramuka, pasti akan tampil dalam barisan terdepan, apabila ada kelompok atau golongan yang ingin memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu, adik-adik Pramuka harus terus menerus memupuk jiwa patriotisme, nasionalisme, dan semangat membangun untuk kejayaan negara kita. Kalian adalah pemegang tongkat estafet kepemimpinan bangsa dimasa yang akan datang. Jambore Nasional yang diselenggarakan lima tahun sekali, tentunya sangat ditunggu-tunggu oleh adik-adik sebagai anggota Pramuka Penggalang. Melalui seleksi ketat dari masing-masing gugusdepan hingga ke tingkat Kwartir Cabang, kalian telah terpilih dan kini hadir di sini sebagai peserta Jambore Nasional, saya ucapkan selamat dan penghargaan. Oleh karena itu, jadikan Jambore Nasional ini sebagai sarana belajar, berkarya dan memperkokoh persaudaraan dan persatuan diantara kalian sebagai sesama anak bangsa.

Jambore nasional yang diikuti Pramuka Penggalang dari seluruh tanah air serta organisasi kepanduan dari luar negeri, amat berguna untuk menjalin persahabatan dan kebersamaan diantara kalian yang berasal dari berbagai suku, bahasa, agama dan adat istiadat yang berbeda serta dengan teman-teman dari negara lain. Jadikanlah pula Jambore Nasional ini menjadi wahana perekat keutuhan bangsa.

Saudara-Saudara,

Sebagaimana kita ketahui Gerakan Pramuka merupakan suatu sistem pendidikan nonformal yang membantu dan melengkapi pendidikan formal. Gerakan Pramuka adalah wahana penting untuk membentuk watak atau karakter dan kepribadian nasional bagi generasi muda bangsa. Gerakan Pramuka adalah tempat menempa keterampilan dan pengetahuan, memupuk jiwa disiplin dan membina semangat kebersamaan bagi para anggotanya. Bagi saudara-saudara yang sebaya, satu generasi dengan saya, kita teringat semasa kecil dan remaja dulu ketika menjadi anggota kepanduan dan juga Pramuka. Alhamdulillah saya aktif dikedua-duanya, baik kepanduan maupun Pramuka. Kita belajar berbagai keterampilan yang tidak diperoleh dibangku sekolah, kita belajar berkomunikasi dengan berbagai kalangan, belajar bermain di alam bebas, membangun keberanian dan tanggung jawab dan belajar memimpin anggota yang lain. Semuanya itu menempa kita untuk mandiri, berani, bertanggung jawab, berdisiplin dan terampil. Sejujurnya saya, kita semua merasa bangga pernah menjadi anggota Pramuka.

Oleh karena itu saya sangat yakin bahwa pendidikan kepramukaan penting untuk generasi muda Indonesia. Insta Allah pada Peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka ke-45 yang akan datang, 14 Agustus yang akan datang, akan saya canangkan “Revitalisasi Gerakan Pramuka” diseluruh tanah air. Menggalakkan terus Gerakan Pramuka sungguh amat penting, sebab akhir-akhir ini ada kecenderungan Gerakan Pramuka kurang diminati, oleh para pelajar, para pemuda dan mahasiswa. Agar Gerakan Pramuka memiliki daya tarik sebagai kegiatan ekstrakulikuler bagi anak-anak dan remaja tanah air, saya minta dilakukan upaya-upaya peningkatan kualitas pembinaan, perluasan keterampilan serta pembenahan organisasi dan manajemen.

Saya berharap revitalisasi Gerakan Pramuka nanti dapat dijadikan bagian dari revitalisasi pendidikan nasional kita. Sudah saatnya pula, bagi perangkat hukum Gerakan Pramuka yang selama ini berdasarkan “Keputusan Presiden” kita perjuangkan dan tingkatkan menjadi Undang-Undang.

Para peserta upacara sekalian,

Dengan potensi jumlah anggota dan persebaran organisasi yang merata di seluruh tanah air, mulai Kwartir Ranting hingga Kwartir Nasional, potensi dan kekuatan Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda sungguh amat strategis. Oleh karena itu lakukan pengelolaan gerakan ini dengan baik, lakukan pembaharuan untuk kegiatan dan pelatihan, upayakan untuk melakukan penyegaran bagi para Pelatih dan Pembina di tingkat gugusdepan sebagai fasilitator Gerakan Pramuka digarda terdepan. Pertahankan terus berbagai kegiatan yang berkesinambungan, mulai dari Jambore Ranting hingga Jambore Tingkat Nasional. Galang terus persaudaraan dan persahabatan di antara sesama anggota Pramuka melalui berbagai kegiatan yang tepat. Terapkan secara nyata “Bhinneka Tunggal Ika” dalam organisasi kepramukaan. Jadilah model bagi terciptanya persatuan, kerukunan dan harmoni dalam kemajemukan bangsa ini.

Untuk menggairahkan kembali kegiatan Gerakan Pramuka, saya minta kepada para menteri mendukung pencapaian tujuan Gerakan Pramuka. Kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Pemuda dan Olahraga saya minta diupayakan sinergi kegiatan antar Departemen Pendidikan Nasional dan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, agar pembinaan dan pengembangan tunas-tunas muda bangsa Indonesia dapat berjalan lebih baik dan lebih efektif.

Kepada para Gubernur, Bupati dan Walikota, saya juga meminta agar dilakukan pembinaan yang terencana dan berkesinambungan untuk kegiatan Gerakan Pramuka. Berikanlah alokasi dana yang memadai, tentu sesuai batas-batas kemampuan APBD untuk pendidikan, pembinaan, kegiatan dan operasional organisasi Gerakan Pramuka. Dengan bantuan ketersediaan dana operasional, Insta Allah kegiatan dan mobilitas Gerakan Pramuka akan lebih meningkat lagi dimasa yang akan datang.

Hadirin sekalian, Adik-adik Pramuka Penggalang yang saya cintai peserta Jambore sekalian

Sebelum mengakhiri amanat ini, sekali lagi saya berharap agar Jambore Nasional dapat menjadi wahana pembelajaran yang bermanfaat bagi adik-adik Pramuka Penggalang. Sekembalinya dari kegiatan Jambore Nasional ini, kalian dapat menyampaikan pengalaman kepada teman-teman di daerah masing-masing. Bagi anggota Pramuka Penggalang diseluruh tanah air yang belum mendapat kesempatan mengikuti kegiatan Jambore Nasional kali ini, jangan berkecil hati, tetaplah belajar dengan rajin dan tekun, berlatihlah dengan baik, tanamkan semangat juang para pahlawan dan patriot bangsa dalam diri dan jiwa kalian. Pegang teguh janji “Trisatya dan Dasadarma” dalam pendidikan sehari-hari sebagai anggota Pramuka.

Kepada seluruh Pembina Pramuka dari tingkat Gugusdepan hingga Kwartir Nasional, saya sampaikan ucapan terima kasih dan pengabdian yang tulus dengan segala kegigihan dan pengorbanan saudara-saudara. Kepada Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Gubernur Jawa Barat, Bupati Sumedang, dan seluruh jajarannya, saya ucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya terlaksananya Jambore Nasional ke-8 tahun 2006 sekarang ini.

Akhirnya dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa serta mengucapkan Bismillahirrohmanirrohin, Jambore Nasional ke-8 Gerakan Pramuka tahun 2006 dengan resmi saya nyatakan dibuka.

Jayalah Pramuka dan jayalah Indonesiaku!

Wassalamu’alakum warahmatullahiwabarakatu
Presiden Republik Indonesia

DR. Susilo Bambang Yudhoyono

Entry filed under: Delegation, Indonesia, News, Report, Scout. Tags: .

Laporan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Tim SAR Pramuka Evakuasi Jenazah

19 Komentar Add your own

  • 1. irwan riduan sp  |  Juli 19, 2006 pukul 1:27 am

    bagus bagus sekali dengan adanya web seperti ini diharapkan tidak terjadi salah pemikiran buat temen temen media yang cuma sdikit ngerti tentang pramuka…. jadi yang tau pramuka dan kebetulan wartawan senior atau yang lumayan tua pengalamannya memberikan sesuatu yang baik tentunya….

  • 2. Farli  |  Juli 19, 2006 pukul 6:30 am

    Ternyata Mas Untung cs. cepat juga kerjanya…..semoga komunikasi Kwarnas ke masyarakat melalui media massa yang selama ini macet jadi makin lancar….

    Selamat berjambore ya….

  • 3. saiko damai  |  Juli 19, 2006 pukul 11:27 am

    Mudah-mudahan apa yang disampaikan dapat direalisasikan oleh pemerintah dan Pramuka tetap jaya hingga masa mendatang

  • 4. megi  |  Juli 20, 2006 pukul 3:53 am

    akhirnya ada juga diwebsite sehingga bisa diakses oleh anggota pramuka dimana pun. tapi engga cuma sampe ngebaca doang, perlu rasanya memahami. jangan sampe sambutan ini cuma formalitas saja, tapi bergeraknya pramuka nihil. jaya terus pramuka ku!

  • 5. smpn4 sumedang  |  Juli 21, 2006 pukul 7:29 am

    semoga dengan adanya Jambore Nasional 2006 di Sumedang dapat menjadikan motivator bagi para pembina, mabigus, mabiran , mabicab, mabida dan mabinas untuk lebih dapat merealisasikan pidato presiden, yang sangat mendukung sekali pada kegiatan Gerakan pramuka

  • 6. smpn4 sumedang  |  Juli 21, 2006 pukul 7:29 am

    semoga dengan adanya Jambore Nasional 2006 di Sumedang dapat menjadikan motivator bagi para pembina, mabigus, mabiran , mabicab, mabida dan mabinas untuk lebih dapat merealisasikan pidato presiden, yang sangat mendukung sekali pada kegiatan Gerakan pramuka.
    PRAMUKA SUMEDANG AYO BANGKIT DAN BANGKIT.
    SALAM PRAMUKA.

  • 7. dede mariana  |  Juli 21, 2006 pukul 10:44 am

    ah, sambutan presiden itu siapa yang buat ya? spontan dari sby or disiapkan kwarnas? kalo spontan sby bagus ada perhatian tapi kalo dari kwarnas idenya (juga soal perlunya kepramukaan diatur UU) tentu perlu diperdebatkan… bahwa Pramuka tak diminati anak-anak remaja dan pemuda indonesia saat ini ya mungkin itu fakta 90% x ya… jadi masih ada yang suka 10% tinggal masalahnya apa semua harus jadi pramuka or kita urusin yang 10% itu dengan lebih serius biar jadi ‘ragi’ buat bangsa ini yang lagi terpuruk. anggota kepanduan pun tempo dulu toch tak banyak2 namun punya mutu. Nach silakan saja mau dahulukan kuantitas or mau kualitas? mau massal or terpilih… Pidatonya pa SBY sdh brs tinggal kerjanya para pengurus Kwartir dan Pembina… bgm untuk merespon dan menindaklanjuti pidato itu… or mau brenti di pidato?
    salam,
    dmar
    Tx buat mas untung yang sdh susah payah menyediakan blog ini.

  • 8. uwidyanto  |  Juli 21, 2006 pukul 1:36 pm

    Saya dapat informasi bahwa Menko Kesra Aburizal Bakrie yg pertama kali mengungkapkan wacana revitalisasi Gerakan Pramuka (utk level menteri ya). Kabarnya Ical ungkapkan ketika PW Nasional di Gorontalo (mohon dikoreksi kalau salah). Ketika Rakernas GP 2006 lalu, soal ini diungkapkan kembali oleh Kwarnas. Dilanjutkan sambutan pembukaan Menpora Adyaksa soal dukungannya thd UU Kepramukaan. Dua isu itu menjadi bahasan dalam Rakernas. Namun karena tidak dilakukan kajian/riset yang mendalam, pembahasannya jadi ngalor-ngidul dan hambar. [atau memang bukan di rakernas ya forum yg tepat, karena tokh rapat itu tidak beda dengan raker departemen]

    Dalam suatu rapat di Kwarnas, saya pernah katakan bahwa JANGAN TERLALU PERCAYA apa yang diungkapkan pejabat/menteri. Ical, selain menteri juga pengusaha dan politisi (yg pernah ikut konvensi Partai Golkar). Adhyaksa (yg pernah jadi peserta Jamnas Sibolangit) juga politisi PKS. And then SBY juga politisi Partai Demokrat.

    Dua tahun lalu, Presiden SBY pernah mencanangkan revitalisasi sektor pertanian dan perikanan di Waduk Jatiluhur. Kini, apa hasilnya ? Harga pupuk masih tinggi, sebaliknya gabah masih rendah. Kenaikan BBM paling memukul nelayan dan belum banyak kegiatan konkrit utk mengangkat harkat mereka. Bagi politisi, lidah memang benar-benar tidak bertulang.

    Usai upacara pembukaan Jamnas, banyak Kwartir Daerah dan Kwarcab meminta transkrip pidato SBY. Karena Panitia tidak diberi hard dan soft copynya oleh Sekneg, terpaksa kami transkrip. Bahkan ada yang minta rekaman gambar dan suara pidato SBY. “Kami akan sampaikan kepada Gubernur dan Bupati kami,” kata mereka. Kita tahulah, pasti UUD kan, he … he.

    PS: Kang Dede terima kasih dukungannya. Ayo kirim artikel dong ke Blog ini, atau Kang Dede bikin blog sendiri soal pramuka. Katanya pernah buat artikel di PR soal Jamnas (komersialisasi ?). Enam hari di Buper Mashudi Kiarapayung, praktik itu sudah terjadi. Dari ruang media center kita bisa saksikan pasar malam, wah melimpah dgn PKL yang menjual barang-barang dan menjual pramuka …. ups salah, maaf ……

  • 9. Angga Dirgantara  |  November 1, 2006 pukul 10:01 am

    sebelumnya saya berterima kasih kepada bapak Presiden yang telah memberi sambutan begitu bagus.Saya sebagai anggota Pramuka merasa bahwa memang sepantasnya GP dapat dijadikan undang-undang.Karena GP adalah suatu organisasi yang dapat mempersatukan kita dari sabang sampai merauke, seluruh nusantara ini.Jadi jangan lah menganggap Pramuka itu hanya tempat untuk bermain dan belajar yang itu-itu saja, tetapi Pramuka adalah suatu wadah organisasi yang dapat menampung minat dan bakat dari setiap anggota Pramuka.Jadi saya sangat setuju dalam memperjuangkan GP menjadi Undang-Undang. Terima kasih kepada Bapak Presiden kita Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. SALAM PRAMUKA!!!!!!!!!

    BRAVO !!!!!!!

  • 10. vandy sahabu  |  Januari 15, 2007 pukul 5:45 am

    semoga sukses ya pak..

  • 11. vitta26  |  Agustus 21, 2008 pukul 9:27 am

    salam pramuka…!!
    jadi penen jamnas Lagi..:P

  • 12. vitta26  |  Agustus 21, 2008 pukul 9:28 am

    maaf.. tulisan ini saya copy boleh?? hanya untuk mengenang.. :P

  • 13. ASYER JTK  |  September 4, 2008 pukul 7:24 pm

    SAYA JG MASIH INGIN IKUT PRAMUKA APALAGI JAMNAS.

  • 14. ASYER JTK  |  September 4, 2008 pukul 7:24 pm

    GB UYH

  • 15. tika  |  Desember 19, 2008 pukul 5:28 am

    wAh Sng Deh Da web tntang JAMNAS 2006…..
    coz aku alumni nax JAMNAS 2006 dr KEPRI…..
    smpah acaray nggak ngebosenin……..
    bnyak knangan bngt ikut JAMNAS….
    bnyk tMen,tmbah pngalman,bsa susah sama2,senangpun bisa sama2……..
    mdha2n pramuka di INDONESIA jl trus yach…….

    cay yoe… Cay yoe……… Cay yoe…….
    ^_^

  • 16. pramuka sman 2 cimalaka  |  Februari 8, 2009 pukul 6:37 am

    saya sangat salut banget buat anak-anak pramuka yg mengikuti jamnas,saya pengen banget ikutan jadi peserta jamnas…sayang sekali pd waktu aku mengenal pramuka jadi belom punya banyak pengalaman…….

  • 17. rizka  |  Oktober 6, 2009 pukul 11:57 am

    saya ingim lebih pramuka ditingkatkankarena teman ketika pramuka banyak tidak masuk pada malez n’ banyk alasan

  • 18. Nani  |  Desember 12, 2009 pukul 4:06 am

    aku alumni nag JamNas 2006. Seruu bnged acrana . jdi kangen pgin ikut agy .
    ^-^

  • 19. adi sanjaya  |  November 16, 2010 pukul 3:14 am

    saya bangga menjadi anggota pramuka karena di pramukalah tempat saya di bina mental serta fisik saya agar menjadi anak yang mandiri dan berkarakter.
    I LOVE SCOUT INDONESIA

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Halaman

Pos-pos Terakhir

Arsip


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: